Rabu, 24 Juli 2013
kalau jatuh karena jalan rusak?
Selasa, 15 Februari 2011
Cerita dari 'ding-ding'
great boy
Bener juga, selalu ada sesuatu yang didapat dari silaturahim. Dan senja hari itu menjadi senja yang berkesan untukku. Yah, kuakui aku salah waktu. Nekat sih, sore-sore menuju petang bertangdang ke rumah orang. Namanya sore kan mestinya juga rumah lagi sibuk,, tapi ya dasar nekat,,,
Waktu itu aku pikir, tak jadi masalah kan Cuma sebentar saja, pinjem modul trus langsung balik. Ternyata sebentar pun relative. Rasanya baru beberapa saat, lha kok sudah adzan maghrib. Saat itu kami tengah diskusi, aku mendenganrkan penjelasan beliau. Tiba-tiba adek kecil –kayaknya belum ada 2 tahun, bicaranya masih patah-patah- “ma, owat”. Ketika sang bunda belum menghampiri, terus saja anak kecil itu berkata “Ma, owat”, dijawab “ya nak sayang, tunggu sebentar”. Masih saja dia berkata “ma, owat” dengan lebih keras. “iya saying sebentar lagi kita sholat”.
Ups,,, masya Allah,, adek kecil ini,,, rupanya ia sudah terbiasa begitu mendengar adzan langsung bersiap-siap untuk shalat. Duh malunya aku,,,
Senin, 29 November 2010
mendadak juri
Ga nyangka, tiba-tiba ada adek kelas meminta jadi juri. lebih kaget lagi pas dia bilang juri lomba masak antar bidang di organisasinya. Wew,, kerjaan yang ga mudah sepertinya.
Begitu dateng ke lokasi, peserta sudah bersiap. Dan wow,, kreatif-kreatif. Sem
uanya memasak sesuatu yang baru. Dengan bahan basic berupa ubi. TOP semua deh,,, salut sama kreativitas juga
kekompakan semua timnya..
Senin, 01 November 2010
Mozaik Lampu Merah
Lampu merah. Perempatan jalan. Mungkin itu tempat tersering yang kamu kunjungi dalam keseharian, ah tapi apa iya? Aku tidak tahu pasti, seperti biasa, aku hanya menduga-duga. Dan tepat saat lampu berganti rupa dari kuning ke merah, waktu yang selalu kamu harap, kamu berlari, nyengir, mencari target operasi…
“mbak makan,, minta buat makan…” memelas, kamu tunjukan wajah itu.
Jujur saja, aku bimbang. Aku tahu kamu memang perlu rupiah, tapi apa begini caranya? Tidak sulit memang mengulurkan keeping melati atau jalak bali, bahkan jika yang ku keluarkan hanya sebiji perak kakatua raja pun kamu pasti senang, segera kabur, lari ke pengendara selanjutnya. Tapi apa ini bijak?
Ah kamu ini masih anak-anak. Aku tak tahu bagaimana kehidupan bisa membawamu ke bawah terik jalanan. Apa itu pilihanmu? Atau ada yang menyuruhmu? Atau bahkan kamu merasa nyaman bersama debu jalanan karena rupiah mudah bergelincir ke tanganmu? Lagi-lagi aku tidak tahu..
Ya, kamu ini masih bocah kecil..
“sudah nggak sekolah, kan sudah lulus SMP. Sekolahnya sudah selesai,,” lugu jawabmu waktu itu, saat kutanya tentang sekolahmu. Masih dengan mimik nyengirmu, lucu. Aku pikir kamu ini anak baik. Saking lugunya, kamu menganggap sekolah itu cukup sebatas lulus sampai tamat es-em-pe, dan sudah. Persis sama kayak program pemerintah yang sering digembor-gemborkan : wajib belajar 9 tahun. Ah mestinya wajib belajar itu nggak cukup 9 tahun, mestinya lebih,, lebih,,, dan lebih,,, hm,, atau jangan-jangan kamu malah bingung buat apa sekolah? Jangan-jangan kamu putus asa dan beranggapan tidak ada guna sekolah?
Terlalu banyak persangkaan…
kepalaku penuh berbagai Tanya…
ah,, kamu ini masih anak kecil nak,,, maafkan aku nak,, bukan maksud berbuat jahat padamu. Bukan juga terlalu sayang terhadap koin-koin ku. Aku hanya berpikir, bahwa ini tak baik untukmu. Tak baik jika kemudian tertaman dalam benakmu, “mudah saja mengumpul rupiah, cukup menadahkan tangan, tak perlu lah yang namanya kerja”. Aku takut kamu jadi tidak mandiri. Aku takut kamu jadi ogah belajar dan bekerja dengan benar di hari-hari nanti. Aku takut jika kelak kamu akan lebih senang menggantungkan hidupmu pada pemberian orang. Dan aku lebih takut jika hari-hari mu yang begini, pelan-pelan membunuh mimpimu,,,
maafkan aku nak…
moga kelak engkau bertemu dengan hari-hari yang lebih indah, lebih berwarna dari yang sekarang ini. moga engkau mengerti,,,
Kamis, 01 April 2010
april mop
Dapet info keren dari notes temen:
April mop (the april's fools day) atau hari yang dianggap sah-sah saja untuk berbohong, bahkan jadi semacam kebudayaan dan permainan, ternyata merupakan peringatan taunan (semacam ulang tahun gitu,,) bagi pembantaian ribuan umat muslim di spanyol tahun 1497M atau 892H. Dimana pembunuhan massal ini dilakukan melalui berbagai penipuan. Tak hanya keji, tak hanya pasukan muslim saja yang diserang, tapi semua muslim, baik wanita maupun anak-anak.
Maka rasanya tak layak buat kita-kita yang ngaku muslim buat mudah ikut-ikutan budaya luar yang tidak sesuai, meskipun sebatas bercanda, bermain, atau sekadar seru-seruan.
Bohong pas tanggal 1 april sering dianggap hal yang diperbolehkan. Tapi,, apa ga inget kalo bohong tu dosa?sejak kecil orang tua kita sering memperingatkannya. Makanya ga wajar kalo kita ikut-ikutan iseng dengan teman ber-april mop ria. Apalagi ditilik dari segi asal-usulnya,, yah Sejarah april mop tak lepas dari jejak pembantaian kaum muslim. Jadi?
Rabu, 04 Februari 2009
Regathering
setelah sekian lama berpisah, tidak saling berjumpa, dan tidak saling mengerti kabar, akhirnya sebuah pertemuan bertajuk "reuni" dapat digelar...
yah,, sudah lebih dari 3 tahun tidak berkumpul, dan hampir 5 tahun untuk teman yang berpisah jurusan. maka ajang reuni menjadi ajang yang seru untuk saling berbagi. saling bercerita,,
meski terkadang tanpa sengaja tiba-tiba saja pembicaraan sudah terseret dan bergeser pada membicarakan orang lain. itulah, makanya sesama teman perlu saling mengingatkan...
Reuni?? siapa sih yang tidak ingin bertemu dengan teman lama? berbagi cerita, menghabiskan waktu dalam kebersamaan..
Senin, 21 Juli 2008
Belajar Optimal

Alhamdulillah, hari Sabtu tanggal 19 juli kemaren berkesempatan mengikuti acara diskusi tentang potensi otak dan belajar optimal di FE UNS.
pak Nug menyampaikan banyak hal,,
mulai tentang otak, tentang hal/faktor yang mempengaruhi belajar dan macem2 lagi..
ternyata f
aktor kecemasan sangat mempengaruhi proses belajar lho...selain itu faktor penting dalam mencapai keberhasilan dalam belajar adalah tentang penilaian diri, yakni bagaimana kita menilai diri kita sendiri..
mungkin sesuai dengan "Allah mengikuti persangkaan Hambanya.."
yups!betapa pun sulitnya,, optimis saja lah!!